Airbus Pimpin Pendanaan E2D €500 Juta, Perkuat Inovasi AI dan Sistem Anti-Drone Eropa
DACNews — FARNBOROUGH, INGGRIS — Di tengah meningkatnya dinamika keamanan dan kebutuhan teknologi global, Airbus Defence and Space mengambil langkah strategis dengan resmi menjadi investor utama (anchor investor) dalam European Defence Tech Growth Fund (E2D). Kesepakatan penting ini ditandatangani dan diumumkan pada ajang pameran kedirgantaraan bergengsi Farnborough International Airshow pada tanggal 21 Juli 2026, yang menandai dorongan masif terhadap pengembangan teknologi pertahanan mutakhir di Eropa.
Dana investasi E2D, yang baru saja diluncurkan pada bulan Juni 2026 oleh dua perusahaan modal ventura terkemuka Eropa, AVP dan Earlybird, menargetkan penghimpunan dana dengan ukuran mencapai €500 juta. Inisiatif pendanaan ini secara khusus difokuskan untuk menyuntikkan modal pertumbuhan bagi perusahaan-perusahaan teknologi tinggi (deep-tech) di daratan Eropa yang berfokus mengembangkan solusi teknologi multiguna (dual-use) dan militer murni.
CEO Airbus Defence and Space, Michael Schoellhorn, menegaskan bahwa investasi ini merupakan sebuah keharusan bagi kawasan Eropa untuk lebih mandiri dan berdaulat secara teknologi. “Pertahanan Eropa menghadapi realitas yang menuntut skala dan kecepatan. Oleh karena itu, kita harus secara aktif membangun dan memperluas ekosistem teknologi masa depan dari para pemasok dan mitra,” ungkap Schoellhorn dalam keterangan resminya. Beliau juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan strategi internal perusahaan untuk mempertahankan modal, talenta unggul, dan kekayaan intelektual strategis agar tetap berada di kawasan Eropa.
Secara manajerial, dana segar ini diproyeksikan akan dialokasikan untuk sekitar 20 perusahaan rintisan dan teknologi pada tahap pertumbuhan. Rata-rata nilai investasi yang dikucurkan ditargetkan berkisar pada angka €25 juta per perusahaan. Adapun portofolio investasinya mencakup inovasi yang berfokus pada lima domain operasional yang sangat krusial, meliputi: ruang angkasa, udara, darat, maritim, dan sistem bawah permukaan.
Sebagai wujud nyata berjalannya dana ini, E2D langsung mengumumkan target investasi perdananya kepada Alta Ares, sebuah perusahaan teknologi pertahanan yang berkantor pusat di Prancis. Alta Ares dikenal luas sebagai inovator yang mengembangkan perangkat keras bertenaga Kecerdasan Buatan (AI) serta perangkat lunak agnostik. Teknologi buatan mereka krusial untuk diaplikasikan pada misi intelijen, pengawasan, pengintaian (ISR), dan secara khusus untuk sistem perlindungan dari ancaman pesawat nirawak atau counter-unmanned aerial systems (UAS).
Suntikan dana untuk Alta Ares ini tidak datang tiba-tiba. Hal ini selaras dengan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang sebelumnya telah ditandatangani antara pihak Airbus Defence and Space dengan Alta Ares. Keduanya bersepakat untuk bersama-sama mengembangkan dan mengintegrasikan solusi pelindung anti-drone generasi berikutnya langsung ke dalam battle management suite milik Airbus.
Melalui inisiatif E2D ini, diharapkan tercipta sinergi kuat yang mampu mempercepat adopsi inovasi hardware bertenaga AI bagi kebutuhan angkatan bersenjata serta sektor komersial lainnya. Hal ini diyakini akan secara efektif menutup celah kapabilitas keamanan masa depan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.